Kamis, 25 September 2008

WAROKAN


Dan kali ini, Warok Suromenggolo harus mengakui jika dirinya bukan satu-satunya orang yang mesti ditakuti. Untuk disegani saja tidak. Dan sumber persoalannya hanya karena derajat dan perempuan.

Hanya karena tidak ingin anaknya, Cemplok Warsiyah dicintai oleh Gento. Dan karena Gento juga tidak ingin perasaan cintanya bertepuk sebelah tangan, dia kemudian menempuh jalan kekerasan demi legalitas cintanya.

Suromenggolo tidak terima atas perlakuan Gento yang kasar terhadap Cemplok. Dia pun memarahi Gento. Dan demi keamanan pribadi, Gento lari dan melaporkan perlakukan pak denya ke Warok Surogento ayahnya.
Hasutan Gento membuat ayahnya kebakaran jenggot. Akhirnya peperangan pun terjadi. Kakak beradik, Warok Suromenggolo dan Warok Surogento beradu kesombongan, di saksikan Adipati Trenggalek, penguasa wilayah mereka.

Meski akhirnya Surogento mati di tangan kakaknya, penyelesaian tidak semudah dengan matinya salah satu pihak. Sebab ada pihak lain yang belum tentu terima de-ngan kematian Surogento.


Untuk memeriahkan hari jadi Kendal ke-403 pemkab melalui dewan kesenian Kendal menyelenggarakan karnaval. 20 kesenian dari perwakilan dari masing-masing kecamatan ditampilkan dihadapan puluhan ribu warga Kendal yang memadati jalan Soekarno-Hatta dari Kelurahan Langenharjo sampai Kecamatan Kendal sepanjang satu kilometer. Acara dihadiri Muspida Kendal dan sejumlah pejabat.
 
Ketua dewan kesenian Kendal Itos Budi Santoso mengatakan, 20 kesenian yang ditampilkan merupakan kesenian terbaik dimasing-masing kecamatan. Diantaranya, Tari, Dayakan, Barongan, Rampek Dawangan sanpai Kuda Lumping.
Menurut Itos, setelah star masing-masing kelompok kesenian diberi kesempatan memperagakan aksinya sekitar tiga menit dihadapan panggung kehormatan yang dihuni Muspida.
 
Setelah berjalan sampai finish atau sekitar satu kilometer masing-masing kelompok kesenian dibagi menjadi lima titik takyi di alun-alun bagian timur dan barat, di halaman GOR Bahurekso Kendal, di halaman Bappeda dan di halaman Pasar Kendal Permai.
 
Sementara Wakil Bupati Dra Hj Siti Nurmarkesi mengatakan, karnaval yang menampilkan 20 jenis kesenian itu menunjukkan Kendal kaya akan kesenian. Untuk memajukan pariwisata Kendal Wabup meminta dinas pariwisata menampilkan kesenian disejumlah lokasi wisata seperti Curug Sewu.''Kalau setiap minggu setiap kesenian dapat ditampilkan di obyek wisata, ini sangat positif sekaligus memberi wadah bagi pekalu seni,'' ujat Wabup.
 
Sementara saat ditanya untuk membangun sanggar keseian Wabup mengaku belum bisa mengagarkan kesana, namun pihaknya berjanji kalau kedepan APBD memungkin pihaknya siap membangun sanggar kesenian.''Yang pasti anggaran daerah kita gunakan untuk mensejahterakan masyarakat dulu,'' tegas Wabup (Newsroom Kendal - Yon)

 
 

Minggu, 21 September 2008






UPTD Dikpora Kecamatan Sukorejo mengirimkan duta seni dalam efen Pekan Seni Pelajar tingkat SD tahun 2008 yaitu Tari Wanara dan Bondan Kendi di lingkungan Pemda Kendal.

KUDA KEPANG





Salah satu Kesenian Tradisional yaitu Kuda Kepang dari Desa Ngargosari Kecamatan Sukorejo, tampil di SMA 1 Cepiring dalam rangka menyambut HUT Kemerdekaan RI ke-63